Rumah Solusi Al Ma’soem

Selamatkan Anak anak bermasalah

Berawal dari kepedulian almarhum Haji Ma’soem terhadap masyarakat kurang beruntung di sekelilingnya : Anak anak yatim dan terlantar. Suami istri pengusaha pribumi ini terpanggil untuk menjalankan ajaran Islam tentang kemasnusiaan. Tergeraklah niat keduanya untuk membantu masyarakat yang hidup dalam kemiskinan. Bersama putra sulung mereka H. Nanang Iskandar Ma’soem digagaslah pendirian yayasan yang diperuntukan menampung anak anak yatim.

Seiring perkembangannya, panti asuhan anak yatim ini mengalami transformasi. Kesulitan hidup tak hanya dihadapi kalangan yatim piatu, tapi juga masyarakat yang masih memiliki keluarga. Akibat kemiskinan dan persoalan keluarga, mendorong sekelompok orang tinggal di jalanan. Menjadikan jalanan sebagai “tempat hidup dan mencari penghidupan”. Maka timbullah problem sosial berikutnya; buta huruf atau ketertinggalan pendidikan , degradagasi moral, kriminalitas, dan lainnya.

Dengan kondisi seperti ini, yang perlu ditolong bukan hanya anak yatim, tapi juga anak anak yang karena berbagai alasan tidak kerasan di rumah. Dorongannya beragam, tidak saja karena yatim piatu, tapi beberapa hal yang mengakibatkan anak tidak kerasan tingggal di rumah bersama orang tua. “Sehingga yang perlu di tolong bukan hanya anak yatim, tapi juga anak anak yang karena berbagai alasan tidak kerasan di rumah,” kata Direktur Humas Al Ma’soem Asep Dedi SUhendri.

Untuk mewujudkannya, didirikanlah Rumah Solusi Hajah Aisyah Ma’soem yang resmi beroperasi 1 september 2011. Seperti niat awal pendiriannya oleh Almarhum Haji Ma’soem dan istrinya, tujuan lembaga nirlaba dilandasi niat melaksanakan perintah Allah SWT dalam Alquran.

Landasan itu diantara-nya kandungan surat Al-Baqarah ayat 82, “… dan berbuat baiklah kepada ibu, bapak, dan kaum kerabat serta anak anak yatim dan orang orang miskin.”

Maka bertolak dari amanat almarhum sang ayah dan ibu, putra putrinya mewujudkan transformasi rumah anak yatim ini menjadi Rumah Solusi Aisyah Al Ma’soem.

Saat ini, Rumah Solusi Aisyah Al-Ma’soem menampung 43 anak dari berbagai daerah di Jawa Barat. Terdiri dari 18 anak usia SD dan 25 orang usia SMP, masing masing 27 laki laki dan 16 wanita. Ditambah dua orang siswa SMA dan mahasiswa AMIK Al-Ma’soem yang membantu membimbing penghuni panti, sehingga seluruhnya berjumlah 45 orang. Mereka berasal dari berbagai derah di Jawa Barat terutama Tasikmalaya, Cianjur, Bogor, Sukabumi dan daerah lainnya. Bahkan ada salah seorang penghuni putri yang berasal dari Jakarta.